iPhone 18 Ultra menjadi salah satu nama yang semakin ramai dibicarakan menjelang acara besar Apple pada September 2026. Perangkat tersebut diperkirakan bukan sekadar iPhone dengan layar lebih besar dari versi Pro Max. Sejumlah laporan justru mengarah pada sebuah iPhone lipat kelas premium yang membuka kategori baru dalam keluarga smartphone Apple.
Namun ada satu catatan penting. Hingga 31 Agustus 2026, Apple belum pernah mengumumkan produk bernama iPhone 18 Ultra. Situs resmi Apple masih menampilkan iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, iPhone Air, iPhone 17, iPhone 17e, serta beberapa model generasi sebelumnya sebagai jajaran yang tersedia. Nama iPhone Ultra masih berasal dari informasi industri dan laporan mengenai perangkat yang sedang dipersiapkan Apple.
Situasinya akan semakin jelas dalam hitungan hari. Apple sudah mengonfirmasi acara bertajuk Surprise and shine pada 9 September 2026. Reuters melaporkan acara tersebut diperkirakan menjadi panggung untuk generasi iPhone berikutnya sekaligus iPhone lipat pertama perusahaan.
Nama iPhone 18 Ultra Belum Resmi, tetapi Bocorannya Semakin Kuat
Istilah iPhone 18 Ultra sering digunakan untuk menggambarkan perangkat paling mahal dalam keluarga iPhone 18. Meski begitu, beberapa laporan terbaru menyebut Apple kemungkinan hanya memakai nama iPhone Ultra tanpa angka 18.
MacRumors melaporkan bahwa nama final perangkat lipat tersebut belum diketahui. Informasi yang beredar mengindikasikan Apple mempertimbangkan branding iPhone Ultra untuk membedakannya dari iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Laporan lain yang merujuk pada Mark Gurman menyebut nama iPhone Ultra juga digunakan secara internal di Apple, walaupun penggunaan internal belum menjamin nama tersebut akan muncul di toko.
Hal ini berarti pencarian mengenai iPhone 18 Ultra saat ini kemungkinan besar mengarah pada perangkat yang sama dengan iPhone Ultra atau foldable iPhone.
Apple Akan Memisahkan Kelas Ultra dari Pro Max
Jika bocoran tersebut benar, posisi iPhone Ultra akan berbeda dari kebiasaan lama Apple. Selama bertahun tahun, Pro Max menjadi puncak keluarga iPhone berdasarkan ukuran layar, kapasitas baterai, dan beberapa kemampuan kamera.
iPhone Ultra diperkirakan berdiri di atasnya sebagai kategori baru.
Apple masih diperkirakan menyiapkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max untuk pengguna yang menginginkan bentuk smartphone konvensional. Sementara iPhone Ultra akan membawa mekanisme lipat dengan harga jauh lebih tinggi.
Reuters melaporkan perangkat lipat Apple dipandang sebagai produk kelas atas yang dapat membantu meningkatkan rata rata harga jual iPhone. Segmen smartphone lipat sendiri masih relatif kecil dibanding ponsel konvensional, tetapi tetap menjadi salah satu bagian industri yang mengalami pertumbuhan.
Desain Lipat Gaya Buku Menjadi Bocoran Terbesar
Rumor mengenai bentuk iPhone Ultra kini cukup konsisten. Apple diperkirakan memilih desain lipat gaya buku, bukan model clamshell seperti ponsel lipat kecil yang dibuka secara vertikal.
Saat tertutup, perangkat berfungsi seperti smartphone biasa melalui layar di bagian luar. Ketika dibuka, pengguna mendapatkan panel lebih besar yang ukurannya mendekati sebuah tablet kecil.
MacRumors mencatat layar luar diperkirakan sekitar 5,5 inci, sedangkan layar utama di bagian dalam berada di sekitar 7,8 inci. Rasio layar bagian dalam disebut berada di sekitar 4:3 sehingga bentuknya lebih lebar dibanding iPhone biasa.
Ukuran tersebut menarik untuk pemain game mobile. Layar hampir 8 inci memberikan ruang yang jauh lebih besar untuk tombol virtual, minimap, antarmuka RPG, game strategi, hingga game yang membutuhkan banyak elemen di layar.
Ketebalannya Bisa Sangat Tipis Saat Dibuka
Salah satu tantangan smartphone lipat adalah ketebalan. Dua bagian perangkat harus bertumpuk ketika layar ditutup sehingga ponsel biasanya lebih tebal daripada smartphone biasa.
Bocoran iPhone Ultra menyebut Apple berusaha membuat setiap sisi sangat tipis. Perangkat diperkirakan mempunyai ketebalan sekitar 4,5 mm ketika terbuka dan sekitar 9 sampai 9,5 mm saat dilipat. Angka tersebut belum dikonfirmasi Apple sehingga masih dapat berubah pada produk final.
Apple juga disebut mempertimbangkan kombinasi titanium dan aluminium. Titanium dapat digunakan pada bagian yang menerima tekanan lebih besar, sedangkan aluminium membantu mengurangi bobot sekaligus melepaskan panas.
Desain tipis seperti ini akan menjadi perhatian khusus jika perangkat benar benar menggunakan chip kelas flagship. Ruang pendinginan yang terbatas dapat menjadi tantangan ketika pengguna menjalankan game dengan beban grafis tinggi dalam waktu lama.
Lipatan Layar Kabarnya Dibuat Hampir Tidak Terlihat
Garis lipatan menjadi salah satu masalah terbesar smartphone foldable sejak kategori tersebut populer. Panel fleksibel akan terus dilipat pada area yang sama sehingga garis biasanya terlihat ketika layar terkena cahaya dari sudut tertentu.
Apple disebut memberikan perhatian sangat besar terhadap persoalan tersebut.
MacRumors melaporkan layar iPhone Ultra dirancang agar memiliki crease yang sangat tipis dan hampir tidak terlihat ketika perangkat dibuka. Apple dikabarkan menggunakan ultra thin glass dan struktur panel khusus untuk mengurangi perubahan permukaan pada titik lipatan.
Panel lipat tersebut juga dilaporkan menggunakan teknologi produksi khusus dari Samsung Display.
Jika hasil akhirnya sesuai bocoran, bagian ini dapat menjadi salah satu pembeda terbesar iPhone Ultra dari sejumlah perangkat foldable yang sudah berada di pasaran.
Hinge Mengandalkan Material yang Lebih Tahan Tekanan
Layar fleksibel tidak bisa bekerja sendiri. Engsel menjadi bagian yang terus menerima tekanan setiap kali perangkat dibuka dan ditutup.
Apple dilaporkan mempertimbangkan penggunaan liquid metal atau amorphous metal pada komponen hinge. Material tersebut mempunyai karakteristik yang cocok untuk komponen yang mengalami gerakan berulang.
Proses pengembangannya kabarnya tidak sepenuhnya lancar. Beberapa laporan menyebut Apple sempat menghadapi persoalan pengujian daya tahan engsel setelah perangkat dibuka dan ditutup dalam jumlah sangat banyak.
Kompleksitas produksi ini pula yang membuat ketersediaan awal iPhone Ultra diperkirakan terbatas.
A20 Berbasis 2nm Bisa Menjadi Mesin Utama iPhone Ultra
Bagian yang sangat menarik bagi pemain game berada pada chip.
iPhone Ultra dirumorkan menggunakan chip generasi A20 yang dibuat dengan proses 2nm TSMC. Teknologi fabrikasi yang semakin kecil memungkinkan jumlah transistor lebih banyak ditempatkan pada area chip yang relatif sama.
Rumor industri mengarah pada peningkatan kinerja sekitar 15 persen sekaligus efisiensi energi hingga sekitar 30 persen dibanding generasi A19. Angka tersebut masih berupa estimasi dan belum dapat dianggap sebagai hasil benchmark produk final.
Apple selama beberapa generasi terakhir juga semakin serius membawa game kelas konsol ke iPhone. iPhone 17 Pro sendiri menggunakan A19 Pro yang Apple promosikan untuk mobile gaming kelas tinggi.
Perpindahan menuju A20 membuat kemampuan gaming iPhone Ultra menarik untuk diperhatikan.
RAM 12 GB Memberi Ruang Lebih Luas untuk Game Berat
iPhone Ultra diperkirakan membawa RAM 12 GB. Kapasitas tersebut tidak hanya berhubungan dengan game, tetapi juga Apple Intelligence, pemrosesan gambar, multitasking, dan aplikasi yang menggunakan sumber daya besar.
Kombinasi layar 7,8 inci dan RAM besar dapat membuka cara bermain yang berbeda dibanding iPhone biasa.
Jika developer mengoptimalkan antarmuka mereka, game strategi bisa menampilkan lebih banyak informasi. RPG dapat menggunakan panel inventory lebih luas. Game simulasi dapat memberikan ruang lebih nyaman untuk tombol dan menu.
Potensi tersebut tetap bergantung pada optimasi aplikasi. Layar besar tidak otomatis membuat semua game terlihat lebih baik jika developer hanya memperbesar tampilan dari versi iPhone standar.
iOS 27 Diperkirakan Mendapat Mode Multitasking Khusus
Perubahan ukuran layar juga memaksa Apple menyesuaikan perangkat lunak. iPhone Ultra kabarnya tetap menggunakan iOS, bukan iPadOS.
Rumor yang beredar menyebut Apple sedang menyesuaikan iOS 27 agar aplikasi dapat berpindah secara mulus dari layar luar menuju layar besar ketika perangkat dibuka. Layar utama juga diperkirakan bisa menjalankan dua aplikasi sekaligus.
Apple memang sudah memperkenalkan iOS 27 pada WWDC 2026. Versi tersebut membawa generasi baru Apple Intelligence dan Siri AI, meskipun Apple belum mengumumkan secara resmi fitur khusus untuk iPhone lipat.
Jika mode dua aplikasi benar benar tersedia, pengguna dapat menjalankan game sambil membuka aplikasi lain di sampingnya pada kondisi tertentu.
Skenario seperti melihat panduan sambil bermain, membuka Discord, memantau statistik game, atau menjalankan aplikasi komunikasi dapat menjadi salah satu keunggulan layar besar.
Bocoran Spesifikasi iPhone Ultra yang Paling Sering Muncul
Semua informasi spesifikasi berikut masih perlu diperlakukan sebagai rumor sampai Apple memperkenalkan perangkat secara resmi pada acara mendatang.
- Layar luar sekitar 5,5 inci
- Layar lipat dalam sekitar 7,8 inci
- Desain lipat gaya buku
- Rasio layar sekitar 4:3
- Chip Apple A20 berbasis proses 2nm
- RAM sekitar 12 GB
- Kamera utama 48 MP
- Kamera Ultra Wide 48 MP
- Touch ID pada tombol samping
- Baterai yang dirumorkan berada pada kisaran 5.400 sampai 5.800 mAh
- Penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB
- Dukungan multitasking dua aplikasi pada layar besar
Sejumlah detail mempunyai tingkat keyakinan berbeda. Ukuran layar dan konsep lipat telah muncul secara konsisten dalam berbagai laporan, sedangkan kapasitas baterai, konfigurasi penyimpanan, serta beberapa detail kamera masih lebih mudah berubah sebelum perangkat diumumkan.
Touch ID Bisa Kembali Setelah Lama Hilang dari Flagship
Salah satu rumor paling mengejutkan justru berkaitan dengan sistem biometrik.
iPhone Ultra diperkirakan tidak menggunakan Face ID. Apple kabarnya menggantinya dengan Touch ID yang ditempatkan pada tombol samping, mirip implementasi pada beberapa model iPad.
Alasannya berkaitan dengan ruang internal.
Sistem TrueDepth Face ID membutuhkan sejumlah komponen kamera dan sensor. Pada perangkat yang mengejar ketebalan sangat tipis, ruang tersebut menjadi sangat berharga.
Menggunakan Touch ID memungkinkan Apple mempertahankan autentikasi biometrik tanpa menempatkan rangkaian TrueDepth di balik layar.
Keputusan tersebut tentu menarik karena Apple selama bertahun tahun menjadikan Face ID sebagai standar iPhone kelas atas.
Kamera Belakang Kabarnya Hanya Menggunakan Dua Sensor
Label Ultra biasanya menciptakan dugaan bahwa perangkat akan membawa kamera paling lengkap. Rumor iPhone Ultra justru mengarah ke konfigurasi yang lebih sederhana dibanding iPhone Pro Max.
Perangkat diperkirakan mempunyai dua kamera belakang yang terdiri dari kamera Main 48 MP dan Ultra Wide 48 MP. Kamera Telephoto disebut tidak tersedia.
Kemungkinan besar keputusan ini berkaitan dengan keterbatasan ruang akibat bodi tipis dan mekanisme lipat.
Apple harus membagi bagian dalam perangkat untuk layar fleksibel, dua baterai atau struktur baterai berukuran besar, hinge, logic board, kamera, speaker, dan sistem pendinginan.
Jika rumor tersebut tepat, iPhone 18 Pro Max bisa tetap menjadi pilihan lebih menarik bagi pengguna yang menempatkan fotografi zoom sebagai prioritas utama.
Kamera Selfie Bisa Hadir di Dua Layar
Bocoran lain menyebut perangkat menyediakan kamera untuk penggunaan ketika ponsel tertutup maupun terbuka.
Pada layar bagian luar diperkirakan terdapat kamera punch hole. Sementara kamera layar dalam dapat menggunakan teknologi yang lebih tersembunyi agar area layar tetap luas.
Salah satu rumor bahkan menyebut sensor dalam dapat memiliki resolusi hingga 24 MP. Informasi tersebut masih belum mendapatkan konfirmasi resmi.
Desain seperti itu dibutuhkan karena pengguna tentu tidak ingin membuka perangkat setiap kali melakukan panggilan video atau mengambil foto selfie.
Baterai Besar Dibutuhkan untuk Menyalakan Dua Layar
Layar 7,8 inci membutuhkan energi lebih besar daripada panel iPhone standar. Apple diperkirakan mengimbanginya dengan sel baterai berkepadatan tinggi.
Rumor terbaru menempatkan kapasitas baterai pada kisaran 5.400 sampai 5.800 mAh. Jika benar, kapasitas tersebut akan menjadi salah satu yang terbesar yang pernah digunakan pada iPhone.
Namun kapasitas mAh tidak bisa digunakan sendirian untuk menentukan ketahanan.
Chip A20, panel OLED, sistem pengaturan refresh rate, modem, suhu perangkat, aplikasi, dan optimasi iOS akan menentukan berapa lama perangkat bertahan.
Untuk pemain game, bagian ini akan sangat penting. Layar besar dan GPU kuat tidak banyak membantu jika baterai turun terlalu cepat ketika menjalankan game berat.
Harga iPhone 18 Ultra Berpotensi Menembus US$2.000
Perangkat lipat pertama Apple hampir dipastikan tidak murah jika laporan industri terbukti benar.
Ming Chi Kuo memperkirakan kisaran harga US$2.000 sampai US$2.500. Estimasi dari analis lain berada pada wilayah yang kurang lebih sama, walaupun angka final tetap menjadi keputusan Apple.
Bahkan terdapat rumor penyimpanan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB dengan harga yang meningkat cukup tajam pada kapasitas tertinggi.
Harga tersebut menempatkan iPhone Ultra jauh di atas smartphone flagship biasa dan bahkan sudah masuk wilayah harga laptop premium.
Apple kemungkinan tidak mengejar volume penjualan setinggi iPhone standar pada generasi pertama perangkat ini. Reuters menyebut perangkat foldable kelas atas dapat menjadi pendorong kenaikan harga jual rata rata Apple sekaligus memperluas perusahaan ke kategori yang saat ini banyak ditempati produsen Android.
Gamer Bisa Menjadi Salah Satu Kelompok yang Paling Diuntungkan
Layar lipat mempunyai karakter yang menarik untuk game. Ketika tertutup, perangkat masih dapat digunakan seperti smartphone biasa. Ketika dibuka, ruang layar bertambah secara signifikan.
Bagi pemain game action, area kontrol virtual dapat ditempatkan lebih jauh dari pusat layar sehingga jari tidak terlalu menutupi permainan. Pada game strategi, antarmuka dapat memanfaatkan ruang tambahan untuk menu, informasi pasukan, dan peta.
Game seperti Resident Evil, Death Stranding, Assassin’s Creed, berbagai RPG, game strategi, serta layanan cloud gaming juga berpotensi terasa lebih nyaman pada panel hampir 8 inci jika memperoleh optimasi yang tepat.
Chip A20 berbasis 2nm dan RAM 12 GB semakin membuat perangkat ini menarik sebagai mesin game portable premium.
Persoalan terbesar justru berada pada suhu. Perangkat yang sangat tipis akan membutuhkan sistem pembuangan panas yang baik agar performa tidak turun ketika GPU bekerja terus menerus.
9 September Menjadi Hari yang Menentukan Semua Rumor
Apple sudah memastikan acara berikutnya berlangsung pada 9 September 2026. Perusahaan belum menyebut perangkat yang akan diluncurkan, tetapi berbagai laporan mengarah pada keluarga iPhone generasi baru dan kemungkinan iPhone lipat pertama.
iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan ikut diperkenalkan pada acara tersebut. Sementara iPhone 18 standar kabarnya baru menyusul pada 2027 sebagai bagian dari perubahan jadwal peluncuran Apple.
Ketersediaan iPhone Ultra juga masih menjadi pertanyaan. Beberapa laporan menyebut produksi perangkat lipat jauh lebih rumit sehingga jumlah unit pada tahap awal dapat terbatas. Ada pula perkiraan penjualannya bisa dimulai sedikit lebih lambat dibanding iPhone 18 Pro.
Sampai Apple membuka panggung pada 9 September, nama iPhone 18 Ultra tetap lebih tepat ditempatkan sebagai sebutan populer untuk perangkat yang belum diumumkan. Jika nama iPhone Ultra benar benar digunakan, Apple akan memiliki tiga tingkat flagship yang sangat berbeda, yaitu iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra dengan layar lipat hampir 8 inci. Untuk pemain game mobile, perhatian terbesar nantinya bukan hanya pada bentuk lipatnya, tetapi juga bagaimana A20, pendinginan, baterai, iOS 27, serta layar besar tersebut bekerja ketika menjalankan game berat dalam sesi panjang.
